Sudah seminggu berlalu

Rasanya sakitku telah
sewindu dan masih berjalan..

Sambil menghabiskan beberapa
batang rokok aku mencoba merenungi lagi hari-hari yang telah berlalu. Benar
tidak sih kata orang-orang kalau sebenernya cinta itu terasa sangat indah?
Mengapa hanya rasa sakit yang selalu kurasakan.. Kenapa semuanya tidak semudah
yang diharapkan.. Kenapa perjalanan hidup menjadi sangat berat begitu aku
mengenal rasa cinta itu? Aku tidak tahu mana jalan yang terbaik buat diriku,
yang kutahu aku tetap harus menjalani hidup ini.

Aku selalu berkata betapa
bodohnya orang-orang yang terjatuh karena cinta hingga tak mau bangkit, namun
saat ini aku mengerti.. Memang sulit untuk bangkit, namun kucoba untuk kembali
hidup dan merasakan hangatnya bumi ini.

 

Mungkin akan terasa sangat
perih, namun aku akan mencoba melakukannya.. Kenangan.. anggaplah semua hanya
kenangan.. Semua hari-hari yang berlalu memang telah menjadi bagian dari
hidupku, namun itu akan menjadi kenangan belaka. Aku

kan

menyimpan indahnya bayangmu cukup di
dalam hatiku. Kenangan akan senyummu, kenangan saat kita makan, tertawa,
berjalan, semua dan semua., hanya

kan

kubingkai didalam hatiku.

Ahh.. kuhirup dinginnya
udara malam ini.. Sangat menusuk, namun cukup mengurangi sakitnya hatiku demi
memaku bingkai bayangmu dalam sudut benakku. Tiada lagi hari-hari dimana aku
selalu mengkhawatirkan dirimu, apakah dirimu sudah makan.. apakah dirimu
capek.. apakah dirimu mau kujemput.. Hal-hal yang kulakukan hanya agar
membuatmu selalu bahagia.

Entah kapan.. kamu mau
mendengarkan sebuah alasan dariku..

Sebuah alasan yang tak
pernah tersampaikan karena kau tak mau berbicara denganku..

 

Tahukah kamu betapa aku
masih sangat mendambakan senyummu seperti dulu? Namun kusadari, tak mungkin
senyum itu kudapatkan kembali tanpa kata maaf darimu. Yang bisa kulakukan saat
ini hanyalah mencoba kembali bangkit dari keterpurukanku. Kulihat langit malam
ini sangat gelap, tidak ada satu bintang
pun yang bersinar, namun aku yakin angin kan bertiup menghembus gelapnya malam
dan bintang pun akan bersinar, kemudian pagi kan datang dan mentari pun kembali
bersinar, seterang kehidupanku esok.

 

Aku akan kembali
beraktifitas seperti hari-hari biasa.. seperti sebelum aku mengenalmu, walaupun
semua telah berubah karena tiada lagi dirimu dalam hidupmu. Tak mungkin aku
membunuh bayangmu dari diriku, namun semua telah kusiman rapi dalam hatiku yang
dalam. Namamu tetap tersimpan di phonebook, wajahmu tetap tersimpan dalam
harddisk komputer, dan semua hanyalah data-data tentang masa lalu.

 

Mungkin.. besok, kelak,
entah kapan.. saat kita bertemu lagi, aku tak tahu

Saat itu apakah dirimu atau
diriku, masihkah sama?

 

21 Juni 2005- 01.00 AM

-MADX-

One Response to “bye..”
  1. Tadinya sih aku cuman iseng liat2 blog dari friends yg aku punya… tnyt mas Rahmat lg broken hearted juga… aku liat sih tanggalnya udah lewat lebih satu bulan. Moga2 sih, skrng udah ga patah hati lagi… emang patah hati itu nyakitin bngt..aku skrng aja masih. Cuman aku ga berani nampilin di blog yang aku punya (salut buat keberanian mas Rahmat)…moga2 dengan diungkapkan bisa berkurang bebannya. Aku sendiri juga bingung gimana buat ngilangin yg aku lg alamin skrng… :(

Leave a Reply